Jalan pulang

Kalo dipikir pikir, kenapa ya jalan pulang biasanya lebih lama dibanding jalan pergi.

Laiknya ruh kita ketika pertama kali ditiupkan masuk ke janin di hari ke-120 dan sepanjang perjalanan kurang lebih 5 bulan kita akhirnya pertama kali mengedipkan mata ke dunia. Itu baru perjalanan pergi. Kemudian anggap saja dari bayi hingga kita akil baligh adalah tempat bersinggah, tempat beristirahat sebelum memulai jalan pulang. Dari akil baligh inilah kita memulai jalan pulang, jalan berliku dan banyak cabang yang ujungnya sama, sama-sama meninggalkan dunia ini.

Jalan pulang, membuat kita selalu berpikir, apa yang kita hasilkan..apakah sudah cukup menjadi bekal buat kita untuk pulang, apa yang sudah kita perbuat..apakah masih perlu mencoba sesuatu atau melakukan hal lain di jalan pulang?

Yang gue tau pasti, tidak akan ada suatu cerita yang menarik dengan perjalanan pulang yang singkat, seperti cerita conan edogawa yang lama aja kembali pulang menjadi shinichi kudo.

Tadaima~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s