Keadaan

Kata orang, sebaik baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Bagaimana jika ada manusia yang tidak bermanfaat bagi manusia lainnya? Bagaimana jika yang terjadi malah sebaliknya, ada manusia yang menyusahkan bagi manusia lainnya?

Pada dasarnya, manusia tidak bisa hidup sendiri, kecuali yang lagi jadi survivor di pulau antah berantah tanpa ada manusia lagi selain  dia ya. Manusia sebagai makhluk sosial akan membutuhkan berhubungan dengan manusia lainnya baik dari segi materiil maupun moril (ini gue ga ambil definisi dari pakar manapun ya, cuma berdasarkan logika aja, jadi jangan dijadiin referensi ya 😂). Kalo logikanya begitu, semua manusia harusnya bermanfaat. Kok bisa? Ya karena manusia lain pasti membutuhkan manusia lainnya.

Aktualnya, logika di atas cuma jadi teori dalam keadaan ideal aja. Ada deviasi-deviasi yang akhirnya bisa kita bilang kalo si A orangnya ga bermanfaat, si B orangnya nyusahin. Tunggu bentar. Emang ada manusia yang pengen jadi ga bermanfaat? Emang ada manusia yang pengen nyusahin manusia lainnya? Gue yakin, yakiiiin banget kalo semua manusia punya nurani, hati kecil yang bisa membedakan antara yang baik dengan yang buruk, hati kecil yang mengetahui bagaimana caranya bisa bermanfaat buat manusia lainnya.

Keadaan, keadaan yang bisa membuat si kuli angkut menjadi pencuri, keadaan yang bisa membuat petugas transportasi menjadi pemerkosa, keadaan yang bisa membuat seorang teman menjadi pembunuh bagi temannya yang lain. Keadaan memang tidak dapat disalahkan. Semuanya kembali lagi ke manusianya. Apakah akan selalu bermanfaat di berbagai keadaan ataukah akhirnya mengalah dengan keadaan. Bagi gue, apapun akhirnya, gue sudah memberikan “the best efforts” yang gue tau begitu caranya. Kalaupun itu malah membuat menyusahkan manusia lainnya, maafkan saya, maafkan mereka yang sudah bertarung dengan keadaan tetapi hasilnya malah tidak bermanfaat ataupun menyusahkan.

Gue baru kepikiran jadinya. Apakah di dunia ini ada manusia yang jahat, yang buruk hatinya? Gue pikir itu hanyalah sebuah efek, efek dari ketidakberdayaan menghadapi keadaan sehingga pilihan yang diambil adalah pilihan yang tidak sesuai nurani.

Random banget gue tetiba nulis beginian, mana pembahasannya ngalor ngidul, ya pokoknya keep strong lah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s