Coincidence, do you belief?

Coincidence, do you belief?
Hmm…I don’t think so

Apabila ada dua orang yang saling kenal dan masing-masing ingin ke toko buku keesokan harinya, kemudian bertemu di toko tersebut merupakan suatu kebetulan?

Jika ada dua orang yang belum pernah kenal sebelumnya, bertemu di satu acara yang sama, berkenalan dan kemudian mengobrol juga merupakan suatu kebetulan?

Saya rasa tidak, semua kejadian yang kita alami tampaknya memang dan akan selalu ada campur tangan dari invisible hands (baca : Allah Maha Berkehendak), entah itu menjadi ketidaksengajaan yang kita alami atau sebenarnya terdapat unsur rekayasa dari manusia itu sendiri.

Lalu, ada gerangan apa kita harus mengalami kejadian-kejadian tersebut, kejadian dengan orang lain yang kadang memberikan rasa suka dan kadang pula memberikan rasa duka. Semua manusia pasti pernah merenung dan mempertanyakan hal tersebut. Yang pasti akan ada selalu hikmah di balik kejadian tersebut, jika engkau menyadari dan mengetahuinya.

Menurutnya, kejadian yang kita alami dengan orang lain, baik dengan siapa ataupun bagaimana caranya, percayalah bahwa Tuhan mengirim mereka untuk mengajarkan kita sesuatu, apapun itu (DA, 2014).

So, what should we doing now?
Let it flow 🙂

*kontemplasi orang suka copas*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s