“Di Sebuah Ruang Tunggu”

Sesekali ngegalau ah.. :))
Ga sengaja nemu tulisan di bawah ini. Tulisan yang dikutip dari sebuah buku “Love Fool”.
Tulisan ini merupakan karya dari Cepi Komara atau biasa disebut Pengamen Cinta (Nama pena-nya)

Aku tak bisa buka pintu hatimu
Karena kau yang pegang kuncinya
Namun ku coba tuk mengetuknya juga
Agar kau bersedia terbuka membuka dan menyambut cintaku dengan mesra
Tanpa ragu atau paksa

Dan bukanlah salah kita apabila
Ada yang masuk lebih dulu tanpa diduga kuduga
Kemudian mencuri perhatianmu

Aku hanya dapat menunggu di beranda jiwa
Di sebuah ruang kosong yang hampa
Berharap suatu saat
Kau akan menyambut dan memanggil namaku
Lalu menyapaku dalam penantian
Dan kaupun memanggilku seraya berkata:

“Mari masuk ke dalam hatiku,
tak ada siapa-siapa di sana!”

* Ada redaksi yang saya ganti karena menurut saya kurang tepat penggunaannya.
* Kata yang dicoret merupakan redaksi asli, sedangkan kata yang dicetak tebal merupakan revisi dari saya.

Gimana? cukup ngegalau kan, hahaha…
Buat yang jadi orang ketiga, don’t worry bro, tetap konsisten.
Biar dia yang menentukan ending-nya apakah tetap bersama orang yang lebih dulu atau bersama engkau si orang ketiga.

Kalau kata NAIF mah,
Kalau jodoh takkan lari kemana
Kalau tak jodoh, kita hanya jadi kawan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s