Selalu Setia? Ga Juga..

Coba kita patahkan sebatang kapur dengan masing-masing genggaman tangan kita berada di ujung kapur. Apa yang terlihat pada bentuk patahannya? Coba kita patahkan sebatang kapur dengan cara mengikatkan ujung-ujung kapur pada tali yang diikatkan ke mobil-mobil yang melaju berlawanan arah. Apa yang terjadi pada bentuk patahannya?

Bentuk patahan keduanya pasti mempunyai ciri/sifat yang sama. Kalau kita ukur dimensi panjang (yang sejajar dengan arah gaya tarik atau usaha yang mematahkan kapur) antara sebelum dan sesudah dipatahkan, maka tidak ada perubahan nilai. Kalau kita amati di daerah patahan tidak ada pertambahan panjang secara lokal sesaat sebelum kapur tersebut mengalami patah. Hal ini berbeda dengan fenomena logam pada umumnya saat diberikan gaya tarik sampai patah. Akan terjadi pertambahan panjang secara lokal sesaat sebelum logam mengalami patah. Patahan yang terjadi pada kapur di atas dalam bahasa tekniknya disebut patah getas. Ciri yang sama ini umumnya terjadi pada material keramik, contohnya logam oksida seperti kapur.

Selanjutnya, coba panaskan sebatang baja dengan api pada salah satu ujungnya. Pegang ujung batang baja di sisi yang lain dengan tangan. Lama kelamaan pasti ujung batang yang sedang dipegang tangan akan terasa panas juga. Coba panaskan sebatang baja dengan cara ujung batang baja dililit oleh kumparan kawat yang telah dialiri listrik. Pegang juga ujung batang baja di sisi yang lain dengan tangan. Lama kelamaan pasti ujung batang yang sedang dipegang tangan akan terasa panas juga. Respons material baja ketika dipanaskan dengan kedua cara di atas menunjukkan bahwa material baja juga mempunyai suatu ciri khas/sifat yaitu dapat menghantarkan panas atau bahasa tekniknya adalah konduktivitas panas.

Bagaimana dengan manusia? Manusia sebagai salah satu material juga mempunyai ciri/sifat atau biasa kita menyebutnya sebagai karakter, dimana karakter terbentuk dari faktor gen dan faktor lingkungan. Jika ayahnya pemarah dan anaknya sering dimarahi maka anak tersebut bisa jadi besarnya akan menjadi pemarah pula. Jika ibunya pendiam dan anaknya dibesarkan dalam lingkungan yang tidak terlalu banyak interaksi komunikasi verbal maka anak tersebut kemungkinan besarnya akan menjadi pendiam juga.

Sekarang saya mengambil contoh diri sendiri. Kata seorang wanita yang pernah saya dekati dulu, saya orang yang setia. Kenapa dia bilang saya setia? Mungkin karena dulu kita sempat menjalani hubungan yang lebih dekat dan dia meninggalkan hubungan kita lebih dulu. Yang terjadi saat itu saya sempat menunggu dia kembali a.k.a gagal move on, hahahaha… Tapi itu cuma tebakan saya saja, entah tepat entah sangat keliru. Selanjutnya ada lagi hubungan saya dengan (eks) atasan saya, tapi jenis hubungannya beda dengan bersama wanita di atas, hubungan bos-anak buahlah. Atasan saya ini seringkali meninggalkan saya, termasuk dari segi tanggung jawab, setidaknya itu yang saya rasakan dari sudut pandang saya. Entah tepat entah lagi-lagi sangat keliru. Di saat saya telah mengambil keputusan atas respons masalah tersebut, saya sempat berkomunikasi dengan si wanita di atas. Ketika dia menanyakan apakah saya masih bekerja di perusahaan tempat saya bekerja, saya menjawabnya dengan mengembalikan pertanyaan kepadanya, “menurut lo?”. Sambil tertawa dia menjawab dengan kata di atas, “setia”. Sayangnya jawaban dia salah.

Mungkin saya orang yang setia, tetapi selalu setia? Ga juga… Manusia mempunyai sifat atau karakter yang melekat pada dirinya, selayaknya kapur, baja, dan material lain yang mempunyai ciri khas saat memberikan respon terhadap aksi di luar sistemnya. Tetapi jangan lupa kalau manusia juga mempunyai logika dan perasaan, mungkin itu yang membedakan manusia dengan material lain (baca : benda mati).

*lagi kontemplasi pragmatis, cmiiw*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s